Pembentukan BEM Unismuh Bulukumba Dinilai Cacat Prosedural

- 19 Oktober 2020, 11:51 WIB
Ilustrasi demonstrasi. /Freepik

BERITABULUKUMBA.COM -  Sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba menolak Pembentukan dan Pelantikan Presiden Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (Unismuh) yang berlangsung di Aula Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Sabtu 17 10 2020 kemarin.

Baca Juga: Para Saptamargais Ini Tak Pernah Tinggalkan Sholat Berjamaah Meskipun di Kebun

Juru Bicara dari Koalisi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Andi Alyu menegaskan bahwa penolakan terjadi akibat pembentukan hingga pelantikan BEM Universitas Muhammadiyah Bulukumba dinilai cacat prosedural.

"Kami akan melakukan aksi unjuk rasa menolak BEM yang telah terbentuk," ungkap Andi Alyusril kepada awak media, Senin 19 Oktober 2020.

Baca Juga: Sebuah 'Benteng Kokoh' dibangun TNI-Rakyat di Kaki Gunung Lompobattang

Menurut Yusril, pembentukan BEM seharusnya melalui mekanisme demokrasi pemilihan langsung agar semua civitas akademika memperoleh hak menentukan pemimpin BEM kedepan.

"Harusnya pemilihan ketua BEM ini dilakukan dengan cara pemilihan secara demokrasi agar seluruh mahasiswa dapat memperoleh hak yang sama dalam menentukan pilihan bukan dengan menunjuk langsung, itukan cacat prosedural," tegas Yusril.

Baca Juga: Operasi Zebra 2020 di Bulukumba, Ini Targetnya

Yusril lebih jauh menjelaskan bahwa tuntutan teman-teman dari Koalisi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba sangat jelas yaitu meminta birokrasi kampus untuk melakukan pemilihan ulang ketua BEM Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

"Tuntutan kami jelas, menolak BEM yang telah terbentuk dan meminta pihak kampus untuk melakukan pemilihan ulang," tutupnya.***

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X