Mentan: Saya Fokus 30.000 hektare dan Itu Tidak Boleh Dicampur

- 14 September 2020, 17:59 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman dan tetap berproduksi selama masa pandemi Covid-19./ANTARA /

BERITABULUKUMBA.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa penanaman singkong oleh Kemenhan sebagai cadangan pangan strategis tidak termasuk tugas, pokok, dan fungsi yang dikerjakan oleh Kementan dalam proyek food estate atau lumbung pangan.

Mentan menegaskan program penanaman singkong oleh Kementerian Pertahanan tidak termasuk yang akan digarap tahun ini oleh Kementerian Pertanian di lahan food estate   seluas 30.000 hektare (ha) di Kalimantan Tengah.

“Saya nyatakan bahwa saya tidak ikut kalau yang itu, saya hanya fokus pada 30.000 hektare, dan itu tidak boleh dicampur yang mana yang ditanami Menhan, yang mana yang ditanami kami,” kata Mentan Syahrul, dilansir dari Antara, Senin 14 September 2020.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian pada 2020 ini melaksanakan intensifikasi pertanian di lahan seluas 30.000 hektare agar lahan tersebut segera ditanami padi. Tujuannya untuk menesuaikan denan musim tanam pada bulan Oktober 2020-Maret 2021.

Mentan Syahrul juga menjelaskan terkait rencana Kemenhan melakukan penanaman singkong di lahan seluas 60.000 hektare pada tahun ini. Lokasi penanaman singkong tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Ketua Komisi IV DPR dari fraksi PDIP, Sudin dalam tanggapannya mempertanyakan kejelasan lokasi lahan tersebut dengan proyek food estate yang akan dikerjakan Kementan.

“Jadi 164.598 hektare itu, 30.000 hektare untuk padi, 60.000 hektare untuk singkong? Jadi cari lokasi lagi,” tanya Sudin.

Mentan Syahrul pun kembali menegaskan bahwa Kemenhan tetap melakukan penanaman singkong, namun di luar ketetapan lahan food estate seluas 164.598 hektare.***

 

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Bendung Katulampa Bogor Status Siaga Satu

21 September 2020, 20:24 WIB

Terdengar Dentuman Misterius di DKI Jakarta

20 September 2020, 23:20 WIB

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19

19 September 2020, 02:07 WIB

Menhub Libatkan YouTuber, Begini Alasannya

18 September 2020, 14:41 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X