Sah, MoU Indonesia-UNICEF untuk Pengadaan Vaksin

- 16 September 2020, 12:37 WIB
Pemantauan uji klinis Vaksin Covid-19.* /Biofarma/

BERITABULUKUMBA.COM - Program pengadaan dan distribusi vaksin COVID-19  telah disepakati oleh Pemerintah Indonesia dengan badan PBB, UNICEF. Sebuah Nota Kesepahaman (MoU) telah ditandatangani.

“Melalui MoU ini diharapkan jika vaksin melalui mekanisme multilateral sudah ada, maka semua infrastruktur yang diperlukan sudah siap sehingga tidak terjadi delay dalam distribusinya,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ikut menyaksikan penandatanganan MoU antara Kementerian Kesehatan RI dan UNICEF Indonesia, yang disiarkan secara virtual, dilansir dari Antara, Rabu 16 September 2020.

Untuk memastikan distribusi vaksin Covid-19 berlangsung adil dan merata, maka di ranah hubungan multilateral, Indonesia mengintensifkan komunikasi dengan Aliansi Vaksin GAVI, Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Wabah (CEPI), serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)---tiga institusi utama pelopor COVAX Facility.

Menlu Retno juga menjelaskan, Indonesia telah ditetapkan sebagai salah satu negara yang memenuhi syarat sebagai negara kategori advance market commitment (AMC) dalam kerangka GAVI COVAX Facility.***

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Bendung Katulampa Bogor Status Siaga Satu

21 September 2020, 20:24 WIB

Terdengar Dentuman Misterius di DKI Jakarta

20 September 2020, 23:20 WIB

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19

19 September 2020, 02:07 WIB

Menhub Libatkan YouTuber, Begini Alasannya

18 September 2020, 14:41 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X