Kemendikbud menyurati perguruan tinggi, mahasiswa dilarang demo

- 10 Oktober 2020, 21:41 WIB
MAHASISWA terlibat kontak fisik dengan kepolisian di kawasan industri Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu, 7 Oktober 2020. /Pikiran-rakyat.com/Tommi Andryandy/

BERITABULUKUMBA.COM - Buruh dan mahasiswa menjadi motor penggerak aksi unjuk rasa di sejumlah daerah dalam agenda penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja. Namun aksi di sejumlah daerah berujung rusuh dan anarkis setelah polisi melakukan tindakan represif dengan menembakkan gas air mata, memukul, dan menangkap para demonstran. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau mahasiswa untuk tidak lagi melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja. Melalui surat larangan nomor 1035/E/KM/2020 Kemendikbud juga meminta para dosen tidak memprovokasi mahasiswa untuk menolak UU Cipta Kerja.

Baca Juga: Polisi: ada mobil pemasok makanan hingga bom molotov saat kerusuhan

"Mengimbau para mahasiswa/i untuk tidak turut serta dalam kegiatan demonstrasi/unjuk rasa/ penyampaian aspirasi yang dapat membahayakan keselamatan, dan kesehatan para mahasiswa/i di masa pandemi ini," demikian bunyi surat yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Anak dan Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam, Jumat 9 Oktober 2020.

Kemendikbud juga meminta pimpinan Perguruan Tinggi melanjutkan pembelajaran jarak jauh. Mereka juga diminta memastikan para mahasiswa belajar di rumah masing-masing.

Baca Juga: Pemerintah meyakini ada tokoh membiayai aksi massa

Perguruan tinggi juga harus memastikan kehadiran para mahasiswa di kuliah daring. Kampus juga diminta untuk ikut menyosialisasikan Ombibus Law UU Cipta Kerja.

"Membantu mensosialisasikan isi UU Cipta Kerja dan mendorong kajian-kajian akademis obyektif atas UU tersebut. Hasil pemikiran dan aspirasi dari kampus hendaknya disampaikan kepada Pemerintah maupun DPR melalui mekanisme yang ada dengan cara-cara yang santun," kata Nizam dalam surat tersebut.

Baca Juga: Kelompok Anarko diduga pancing kericuhan demo Omnibus Law

Pemerintah juga meminta para dosen mendorong mahasiswa untuk mengkritik UU Cipta Kerja dengan kegiatan intelektual. Kemendikbud bahkan melarang dosen memprovokasi mahasiswa untuk demonstrasi.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X