Ikut unjuk rasa, pelajar SMP bawa jas almamater milik mamanya

- 13 Oktober 2020, 21:18 WIB
Sejumlah pendemo tolak omnibus law ditangkap. Polisi menyebut mereka bagian dari kelompok anarko. /Pikiran-rakyat.com/Antara/

BERITABULUKUMBA.COM - Puluhan pelajar dan pemuda diamankan aparat Polres Metro Jakarta Utara di perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat di Jalan Yos Sudarso, Selasa 13 Oktober 2020. Mereka juga kedapatan membawa barang-barang aneh. Lucunya, didapati seorang pelajar SMP membawa jas almamater sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

Diduga mereka semuanya hendak berangkat ke sekitaran Istana Negara untuk berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law. Kebanyakan terlihat masih belia, berusia belasan tahun. Juga terlihat sejumlah orang dewasa yang  diamankan.

Baca Juga: Soal UU Ciptaker, Para Kepala Daerah Minta Bertemu Presiden Jokowi

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Sungkono mengatakan, sedikitnya hingga pukul 16.00 WIB, sudah sekitar 70 orang yang diamankan.

"Ini sudah sekitar 70 yang diamankan dan rata-rata anak-anak di bawah umur," kata Sungkono.

Puluhan remaja serta orang dewasa ini kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Unjuk Rasa Tolak UU Ciptaker munculkan klaster baru Covid-19

Polisi menyita barang-barang yang dibawa oleh para pengendara sepeda motor yang mencurigakan, yang diduga hendak melakukan unjuk rasa di perempatan lampu merah Cempaka Mas. 

Setelah dikumpulkan, Polisi mendapati adanya minuman keras di dalam botol air mineral. Ada juga remaja yang membawa barang-barang yang tidak biasa. 

Baca Juga: Mahasiswa blokade Jembatan Suramadu dengan tuangkan garam

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X