Relawan MDMC Dipukuli, Ini Pernyataan PP Muhammadiyah

- 15 Oktober 2020, 11:16 WIB
Salah satu relawan MDMC korban pemukulan aparat.* /Facebook.Com/@myusuf.maulana.397

BERITABULUKUMBA.COM - Pernyataan sikap dikeluarkan PP Muhammadiyah terkait dengan penangkapan dan pemukulan relawan MDMC serta penembakan gas air mata terhadap sebuah ambulan. PP Muhammadiyah meminta kepada Kapolri dan Kompolnas untuk memeriksa aparatur kepolisian yang melakukan pemukulan dan jika terbukti bersalah melanggar prosedur dan peraturan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Bahwa ambulan yang ditembak dengan gas air mata bukan milik MDMC dan rumah sakit Muhammadiyah.
Ambulan tersebut milik atau dioperasikan oleh lembaga Tim Rescue Ambulan Indonesia (TRAI)," kata Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam keterangan tertulis, Kamis 15 Oktober 2020.

Baca Juga: Amnesty International: Penangkapan Petinggi KAMI untuk Menakuti Masyarakat

PP Muhammadiyah sangat menyayangkan terjadinya insiden pemukulan terhadap relawan MDMC dan mengungkapkan bahwa mereka yang sakit ditangani secara medis di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Mereka sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Pernyataan resmi PP MUhammadiyah ini juga menyoal mereka yang ditangkap bahwa bertindak sebagai pribadi dan tidak ada hubungan dengan kebijakan PP. Muhammadiyah.

Baca Juga: Habieb Rizieq Segera Pulang Pimpin Revolusi Menyelamatkan NKRI

"Setelah dilakukan komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian mereka sudah diperbolehkan pulang dan dijemput oleh keluarga masing-masing," imbuh Abdul Mu'ti

Abdul Mu'ti mengatakan, PP Muhammadiyah menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar tidak terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga: Viral Ambulans Ditembaki Polisi Saat Demo

"Semua pihak hendaknya menjaga ketenangan dan menciptakan situasi yang kondusif, rukun, guyub untuk kepentingan bangsa dan negara," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X