Cai Changpan Ditemukan Tewas Gantung Diri

- 18 Oktober 2020, 12:32 WIB
Chai Changpan, narapidana asal Tiongkok yang kabur kemudian ditemukan bunuh diri. /

BERITABULUKUMBA.COM - Jasad Cai ditemukan di sebuah pabrik pembakaran ban, di daerah hutan Jasingan, Bogor, Jawa Barat. Cai adalah buronan WN China terpidana mati kasus narkotika. Cai Changpan alias Cai Ji Fan alias Antoni diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.

"Pagi kami lakukan penggerebekan ke sana sekitar pukul 10.30 WIB yang kita temukan Cai Changpan sudah meninggal dunia dalam keadaan gantung diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, dikutip dari RRI, Ahad 18 Oktober 2020. 

Baca Juga: Google Bantu Pemilih AS Temukan TPS Terdekat

Sebelum ditemukan tewas, Cai dikabarkan kabur ke daerah hutan Tenjo di Kabupaten Bogor. Setelah itu melarikan diri masuk Hutan Jasinga. 

"Hasil beberapa keterangan kita dapat info dari salah satu satpam atau keamanan dari pabrik bakar ban di sekitar Hutan Tenjo itu ada hutan sebelahnya dia sudah mencakup luas juga masuknya Hutan Jasinga. Jadi setelah Hutan Tenjo ada Hutan Jasinga," tambahnya.

Baca Juga: Tidak Penuhi Syarat, Pekerja Harus Kembalikan BLT BPJS Ketenagakerjaan

Dari pemeriksaan awal, Yusri menjelaskan bahwa Cai sempat mengancam pihak keamanan pabrik untuk tidak memberitahukan keberadaannya.

"Kami dapat info dari salah satu keamanan di sana bahwa memang ada seseorang yang sesuai DPO sering bermalam di situ. Tidak setiap malam. Yang bersangkutan menyampaikan juga bahwa dia juga sempat diancam, dia bertiga jaga situ, bahwa tidak boleh lapor siapa-siapa. Inilah yang dilaporkan ke tim kemarin," jelasnya.

Baca Juga: Ekonom: BLT Idealnya 1,2 Juta Rupiah Per Bulan

Yusri menjelaskan, pabrik semi permanen tersebut memang dijaga oleh tiga orang. Namun, salah satu penjaga memberanikan diri melaporkan keberadaan Cai ke Kepala Desa setempat. Dari sanalah, polisi mengetahui buronan tersebut. 

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X