Gatot Ingatkan Polri agar Bertindak Profesional, Rakyat sudah Cerdas

- 19 Oktober 2020, 15:28 WIB
Gatot Nurmantyo mengaku dirinya tak bisa gulingkan Jokowi dengan Din Syamsudin karena karena tidak punya apa-apa*/ /Tangkap Layar YouTube/Refly Harun/

BERITABULUKUMBA.COM - Gatot Nurmantyo mengingatkan Polri agar bertindak profesional. Baik dalam melindungi masyarakat maupun menjaga keamanan dan ketertiban umum. Deklarator dan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu menyesalkan aksi penangkapan sejumlah aktivis KAMI oleh kepolisian.

“Saya menyesalkan penangkapan pengurus KAMI yang terkesan sangat dipaksakan,” katanya dengan lugas dalam wawancara yang diunggah di channel Youtube Refly Harun, yang diakses Bulukumba.Pikiran-Rakyat.Com, Senin 19 Oktober 2020.

Baca Juga: MAKI: Kenapa Polisi Tersangka Dapat Jamuan ala Restoran?

Menurut Mantan Panglima TNI ini, tugas polisi yang utama itu bukan untuk menangkapi para aktivis yang melontarkan kritik terhadap pemerintah. 

“Masyarakat melaksanakan pengawasan terhadap kinerja kepolisian. Saya mengimbau agar Kepolisian Republik Indonesia bertindak profesional karena masyarakat sudah cerdas,” ujarnya.

Gatot menyatakan pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan. Bahkan, ia juga memastikan memberikan pendampingan hukum dan advokasi kepada aktivis KAMI yang ditangkap polisi.

Baca Juga: Ditemui Rombongan MUI, Jokowi Tolak Mentah-Mentah Cabut UU Ciptaker

KAMI menghormati proses hukum yang dilakukan kepolisian. KAMI akan melakukan pendampingan sampai tuntas. Kalau semua dikaitkan dengan KAMI, ya enggak bisa begitu juga” terangnya.

Selain itu, Gatot juga membantah pihaknya dan KAMI terlibat dalam demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga: Tidak Penuhi Syarat, Pekerja Harus Kembalikan BLT BPJS Ketenagakerjaan

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X