Polisi Siap Ciduk Penggerak Aksi Rusuh

- 20 Oktober 2020, 15:24 WIB
Ilustrasi: LBH Surabaya mencatat 171 orang hilang usai penolakan UU Omnibus Law /ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO/ANTARA FOTO

BERITABULUKUMBA.COM - Polisi bersiap menangkap penggerak aksi rusuh menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Sebelumnya tujuh orang admin pengelola media sosial yang diduga provokator aksi demo ricuh UU Ciptaker telah diamankan aparat.

"Bakal ada lagi yang akan kita tangkap siang ini. Yang di medsos ini, ada aktornya kami akan tangkap, biar tahu," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada awak media, Selasa 20 Oktober 2020. 

Baca Juga: Omnibus Law Cipta Kerja Memiliki Beberapa Titik Kelemahan

Polisi belum menyebutkan identitas penggerak demonstrasi yang terbukti melakukan provokasi membuat kerusuhan itu. Serta peran orang yang disebutnya dengan 'para aktor' itu serta bukti keterlibatan mereka. 

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri berhasil menangkap tujuh orang admin media sosial yang diduga melakukan penghasutan dan provokasi terhadap demo anarkis yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Ketujuh orang yang masih berstatus sebagai pelajar ini diduga melakukan tindakan anarkis dan penghasutan melalui grup media sosial, WhatsApp, Facebook dan Instagram. 

Baca Juga: MUI: Kalau Pemerintah Ngotot, Kita Serahkan Kepada Rakyat Maunya Seperti Apa

Ketujuh orang ini dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP dan atau, Pasal 170 KUHP dan atau, Pasal 214 KUHP dan atau, Pasal 211 KUHP dan atau, Pasal 212 KUHP dan atau, Pasal 216 KUHP dan atau, Pasal 218 KUHP dan atau, Pasal 358 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP, 28 ayat 2 Jo pasal 45 UU nomer 19 tahun 2016 atas perubahan UU nomer 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Penolakan Undang-undang (rUU) Cipta Kerja terus bergulir. Sejumlah aksi kelompok masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi masih terjadi di sejumlah titik Ibu Kota.

Baca Juga: Jubir PA 212: Rezim Ini Hanya Tunduk Kepada Juragannya

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X