PA 212 ke Jokowi: Lebih Baik Mundur Secara Terhormat

- 24 Oktober 2020, 08:53 WIB
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Setelah satu tahun masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, Lembaga Survei tunjukkan lebih banyak yang tidak puas dengan kinerja mereka. /Instagram @kyai_marufamin//Screenshoot Instagram

BERITABULUKUMBA.COM - Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif menegaskan bahwa jika memang Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tidak mampu dalam memimpin Indonesia, dia menyarankan sebaiknya mundur secara terhormat.

"Belum ada prestasi menonjol di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Selain itu, ia menegaskan bahwa banyak janji Presiden Jokowi yang belum terealisasi selama satu tahun menjabat di periode kedua. Jika memang merasa tidak mampu saran saya sebaiknya mundur secara terhormat." kata Slamet Ma'arif, dikutip dari Warta Ekonomi, Sabtu 24 Oktober 2020.

Baca Juga: Gatot Menegaskan Tidak Takut Perlakuan Polisi Terhadap Aktivis KAMI

Slamet Ma'arif lebih jauh mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi antikritik dan tidak mau membuka pintu dialog dengan pengunjuk rasa, memaksakan undang-undang yang ditentang umat Islam seperti Haluan Ideologi Pancasila, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Omnibus Law.

Hal yang paling tampak yakni pelemahan KPK, pengelolaan pemerintahan gagal, pertumbuhan ekonomi drastis turun, dan gejala Islamopobia begitu tampak. 

Baca Juga: Geger, Brosur Berisi Ajakan Menjarah dan Membakar

"Dominasi kaum minoritas atas warga Indonesia asli tak bisa dipungkiri sehingga mengarah rakyat jadi budak di negara sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin, mengatakan pihaknya mempunyai catatan atas satu tahun rezim Jokowi pada periode kedua ini.

"Catatan sudah pastinya semua rakyat sudah tahu akan memberikan rapor kebakaran yang isinya hampir merah semua, bahkan sudah menuju kebangkrutan, dan krisis di segala bidang yang makmur, dan sukses hanya para cukong," kata Novel Bamukmin.

Baca Juga: Mahfud Membongkar: Presiden Buruh Berkali-kali Datang ke Kantor Saya

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X