Din Syamsuddin Dilaporkan Karena Dianggap Melanggar Kode Etik ASN

- 30 Oktober 2020, 10:01 WIB
Presidium KAMI Din Syamsuddin. /

BERITABULUKUMBA.COM - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin dilaporkan oleh Gerakan Anti Radikalisme (GAR) alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait dugaan pelanggaran kode etik ASN.

Laporan berbentuk surat itu dirilis pada tanggal 28 Oktober 2020 itu, memuat berupa pelanggaran norma dasar, kode etik dan kode perilaku apratur sipil negara (ASN) yang dilakukan oleh Din Syamsuddin.

Baca Juga: Umat Islam Boikot Produk Prancis, Abu Janda Justru Sengaja Makan di Restoran Prancis

Saat ini Din tercatat masih menjabat sebagai Pegawai Neger Sipil (PNS) dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini pun tercatat sebagai anggota Wali Amanat ITB.

Pihak GAR Alumni ITB membenarkan terkait beredarnya laporan tersebut. Jubir GAR Shinta Madesari membenarkan hal itu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Baca Juga: Sebelum Terlambat Emmanuel Macron Harus Minta Maaf Kepada Umat Islam

Shinta menjelaskan, laporan berbentuk surat tersebut sudah disampaikan GAR ITB kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan pihak terkait lainnya.

“Daftar tujuan dan tembusan ada dalam surat,” terangnya.

Baca Juga: PA 212: Habib Sendiri yang Umumkan Tanggal Kepulangannya

Dikonfirmasi terpisah, Din Syamsuddin enggan menanggapi perihal pelaporannya yang dianggap melanggar kode etik ASN tersebut.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X