Neymar: Alvaro Menyebut Saya 'Anak Monyet'

- 15 September 2020, 20:00 WIB
tangkap layar perselisihan Neymar dan Alvaro Gonzalez. /twitter.com/neymarjrdepre/

BERITABULUKUMBA.COM - Kasus pemukulan yang dilakukan Neymar terhadap pemain Marseille Alvaro Gonzalez agaknya berbuntut panjang. 

Neymar sedang terancam mendapat larangan bermain di tujuh pertandingan. Setelah memukul Alvaro, Neymar diusir keluar lapangan, seperti dilaporkan The Sun, Senin 14 September.

Akhir laga saat PSG kalah 0-1 atas Marseille, Senin, lalu berlanjut ke insiden perkelahian hebat. 

Ada unggahan di akun Twitter milik Neymar menyebut bek asal Spanyol Alvaro melakukan pelecehan rasial terhadapnya. Neymar mengklaim Alvaro memanggilnya 'anak monyet'.

"Satu-satunya penyesalan saya adalah tidak memukul wajah si bajingan itu," tulis pemain berusia 28 tahun itu di Twitter, dikutip Goal pada Senin 14 September 2020.

Situasi ini makin panas ketika pelatih Marseille Andre Villas-Boas membela Gonzalez pasca pertandingan saat ia menuduh Angel Di Maria meludahi salah satu pemainnya.

Ditanya apakah Gonzalez bersalah karena membuat pernyataan rasial, Villas-Boas menjawab: "Saya tidak berpikir demikian, karena Alvaro adalah pemain berpengalaman. Tidak ada ruang untuk rasisme dalam sepak bola, tetapi saya tidak berpikir ia melakukannya."

"Neymar sedikit kesal dengan situasi ini di akhir pertandingan. Saya berharap itu tidak mengganggu kemenangan ini," tambah pelatih asal Portugal itu. "Kami juga tahu Di Maria meludahi salah satu pemain kami. Itu adalah El Clasico dan kami harus mengingat kemenangan bersejarah ini untuk Marseille."

Yang pasti PSG kalah di lapangan hijau sedangkan Marseille memenangi dua pertandingan pertama mereka di musim baru Ligue 1 setelah finis kedua musim lalu.

Skuad PSG asuhan Tuchel akan menghadapi Metz pada Kamis dan harus bermain tanpa Neymar, Layvin Kurzawa dan Leandro Paredes akibat kartu merah dalam laga kontra Marseille.***

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi

Sumber: Goal


Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X